021 - 741 80 54
021 - 298 224 83

kredit71.com

Kredit Pinjaman Dana Talangan Agunan BPKB Motor Dan Mobil

Jasa pinjaman dana talangan kredit Agunan BPKB mobil atau motor

Mudah dan cepat, cicilan ringan terjangkau angsuran murah, BPKB aman, leasing resmi terpercaya

Beberapa Investasi Buruk yang Mengurangi Nilai dan Performa Mobil Anda


5 Investasi Buruk
12 07 2014
Merogoh Gocek untuk biaya pemeliharaan dan perawatan setiap komponen mobil yang sudah saatnya untuk diganti, mampu menjaga performa dan memperpanjang umur kendaraan secara keseluruhan. Hal-hal seperti mengganti oli secara teratur, mengganti ban yang  telah tidak layak pakai, memeriksa kondisi kesehatan mesin, sistem pengereman serta memastikan kondisi kesejajaran roda, merupakan rutinitas perawatan yang dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan dan biaya perbaikan yang mahal.
Namun demikian, ada juga beberapa pembelanjaan yang cukup mahal tetapi justru mengurangi nilai dan kinerja dari mobil seperti berikut ini:
Velg Aftermarket
Velg aftermarket dapat membuat mobil terlihat lebih sporty dan mewah dibandingkan velg bawaan atau keluaran pabrik. Dengan harga yang tidak murah, velg tersebut belum tentu menambah nilai jual mobil, namun justru mengurangi kenyamanan dalam mengendarainya.
Jika velg aftermarket yang digunakan memiliki ukuran yang lebih besar dan biasanya dibalut dengan ban yang lebih tipis, tentunya mengurangi kelembutan suspensi mobil saat mengayun melewati kondisi jalanan yang tidak rata atau bahkan berlubang.
Dengan demikian, selain risiko kerusakan dari kaki-kaki mobil semakin besar, usianya pun semakin singkat.
Pengecatan Ulang
Selain untuk tujuan membangun kembali sebuah mobil tua atau kalsik agar tampak berkilau kembali atau sekedar melapisi bagian yang telah diperbaiki akibat kecelakan, melakukan proses pengecatan ulang untuk berbagai alasan cukup berisiko.
Untuk melakukan pekerjaan pengecatan yang baik, dibutuhkan cat berkualitas dan tenaga ahli yang profesianal. Keduanya harus ditebus dengan harga yang tidak murah. Dan bagaimanapun juga, hasil yang didapatkan tidak akan sebaik kondisi asli dari pabrik.
Kaca Film yang Terlalu Gelap
Penggunaan kaca film yang gelap memang dapat lebih menjaga privasi dan menahan masuknya sinar matahari ke dalam kabin. Namun penggunaanya di beberapa negara dianggap ilegal karena menghalangi pengemudi untuk dapat melihat ke jalan dengan jelas.
Terganggunya penglihatan saat berkendara tidak hanya membahayakan pengemudi serta penumpang di mobil yang dikendarainya, tetapi juga pengguna jalan lain di sekitar mobil tersebut.
Kursi Aftermarket
Kursi Aftermarket dapat memberikan kesan yang berbeda dan dapat terlihat lebih elegan, sporty atau berseni sesuai dengan selera. Terkadang penggantian kursi juga dapat mengurangi berat dari mobil tersebut.
Namun yang jarang diperhatikan adalah, bahwa kursi pada mobil modren ada yang dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang bertujuan untuk melindungi dan penumpang dari berbagai bentuk kecelakaan.
Seringkali kursi dilengkapi dengan sensor elektronik penting, yang dapat mengaktifkan airbag dan alat pengaman lainnya saat dibutuhkan. Melepaskan kursi pabrik dapat mengurangi efektivitas teknologi yang dapat menyelamatkan jiwa .
Sistem Pembuangan
Sistem pembuangan dimana knalpot merupakan salah satu bagian dari sistem tersebut tak jarang mendapatkan sentuhan modifikasi dari pemilik mobil, menukarkan komponen asli pabrik dengan komponen aftermarket atas berbagai alasan. Tenaga yang lebih besar dan bunyi geraman layaknya mobil sport saat berakselerasi merupakan dua hal yang banyak diiklankan oleh penyedia komponen sistem pembuangan aftermarket.
Tetapi, perlu diketahui bahwa modifikasi pada sistem pembuangan juga mengandung berbagai risiko karena beberapa diantaranya tidak memenuhi standar kualitas yang sama dengan produsen kendaraan. Sistem pembuangan berkualitas rendah dapat menghasilkan panas yang berlebihan dan menimbulkan korosi prematur.
Selain itu, knalpot modifikasi yang tidak memenuhi standar kualitas umumnya gagal dalam menjalankan tes uji emisi. Dan bunyi yang keras akan membuat Anda kurang populer di kalangan tetangga.

Sumber: acc.co.id

Sekilas Tentang Perusahaan Radana Finance

Riwayat Singkat Perseroan
Didirikan dengan nama PT. Indonesia Lease Corporation (Indo Lease) pada 20 September 1972. Dalam perjalanannya, beberapa kali mengalami pergantian nama menjadi PT. Mitra Pradityatama Leasing (1988), PT. Niaga Leasing Corporation (1995), PT. Niaga Leasing (2000), dan PT. Niaga Indovest Finance (2001). Nama HD Finance sendiri dikukuhkan pada tahun 2005 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan pada kantor Pendaftaraan Perusahaan kota Jakarta Barat pada tanggal 9 Mei 2006.

Pada 10 Mei 2011, HD Finance melakukan penawaran umum saham Perdana/Initial Public Offering (IPO) sebanyak 460 juta lembar saham atau setara 29,87% dan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan kode HDFA.

Pada 8 Maret 2013, PT HD Corpora dan Wealth Paradise Holdings Limited selaku pemegang saham Utama dan mayoritas HD Finance, telah mengalihkan kepada PT Tiara Marga Trakindo 45% saham Perseroan, yang kemudian pada tanggal 22 Mei 2013 PT Tiara Marga Trakindo kembali melakukan pembelian saham Perseroan dari masyarakat hasil penawaran tender wajib (mandatory tender offer) sebesar 11,21%. Saat ini PT Tiara Marga Trakindo merupakan pemegang saham pengendali HD Finance yang memiliki 55% dari jumlah keseluruhan saham yang telah ditempatkan dan disetor.

HD Finance saat ini memiliki kantor pusat di Jakarta dan telah memiliki 31 kantor cabang yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera. Kegiatan usaha Perusahaan sesuai Anggaran Dasar meliputi Pembiayaan Konsumen, Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, dan Kartu Kredit. Saat ini lebih menititikberatkan pada kegiatan jasa pembiayaan konsumen yang khususnya difokuskan pada pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, baik sepeda motor baru maupun sepeda motor bekas. Namun seiring dengan perkembangan bisnis multi finance, kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk melakukan pengembangan bisnis consumer financing lainnya seperti roda empat dan lain-lain.

Mei 2014, di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) HD Finance di setujui berganti nama menjadi Radana Finance

Bidang Usaha
Sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan perubahan nomor 142, tanggal 10 Agustus 2012 yang telah memperoleh Keputusan Menteru Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-50255.AH.01.02 Tahun 2012 tangga 26 September 2012, bidang usaha Perseroan mencakup Sewa Guna Usaha, Anjak Piutang, Pembiayaan Konsumen, Usaha Kartu Kredit, dan kegiatan pembiayaan lain yang dilakukan dengan Prinsip Syariah.

Saat ini Perseroan bergerak di bidang kegiatan pembiayaan konsumen yang berfokus pada pembiayaan kendaraan bermotor roda dua, baik itu sepeda motor baru maupun bekas. Dengan perkembangan bisnis multi-finance di masa depan, Perseroan tengah melebarkan peluang untuk masuk ke jalur bisnis lain seperti pembiayaan konsumen roda empat dan lain-lain.

Perseroan saat ini berkantor pusat di Jakarta dengan Kantor Cabang yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Pada akhir 2013, jumlah Kantor Cabang Perseroan tidak berubah, yaitu berjumlah 31 Kantor Cabang.

Sumber: radanafinance.co.id

Info Dan Berita Finance Dan Keuangan

 

Back To Top - Kembali Ke Atas