021 - 741 80 54
021 - 298 224 83

kredit71.com

Kredit Pinjaman Dana Talangan Agunan BPKB Motor Dan Mobil

Cukup SMS, Kami Telpon Balik

Mudah dan cepat, cicilan ringan terjangkau angsuran murah, BPKB aman, leasing resmi terpercaya

Info Dan Berita Mobil

Kelebihan Dan Kelemahan Memakai Peredam Audio Mobil

Meningkatkan tingkat kesenyapan kabin adalah salah satu cara mensuport kualitas sistem audio mobil. Salah satu cara yang sering digunakan bengkel audio yaitu memasang peredam di body mobil. Nah, apa saja yang harus diketahui konsumen jika mau memaksimalkan performa audio dengan cara ini? Berikut uraiannya. Menurut CEO PT Audioworkshop Wahyu Tanuwidjaja, ada dua jenis bahan peredam, yaitu padat dan cair. Bahan padat lebih sering digunakan, terdiri dari tiga jenis, aspal, foam, dan butyl rubber. Disarankan bila untuk penggunaan harian, memakai bahan aspal karena tergolong murah dan mudah pemasangan.
Bahan aspal berbentuk lembaran, lebih efektif sebab cenderung tidak bergerak. Pemasangannya tinggal ditempel, sekali terpasang tidak butuh perawatan. Menurut Wahyu tak perlu memasang peredam di banyak bagian mobil, minimal dipasang di kedua pintu depan hasilnya sudah terasa mantap.
Speaker memproduksi udara yang bila sampai ke telinga diinterpretasikan menjadi suara. Suara dari speaker pintu cenderung “bocor” karena desain panel-panel berlubang membuat udara bergerak maju-mundur. Peredam memangkas hal itu, jadi udara akan langsung melaju ke kabin hingga sampai ke telinga.
Kata Wahyu, idealnya satu pintu dilapisi tiga lembar peredam agar ruang-ruang panel bisa tertutup rapat. “Apapun mobilnya, akan lebih baik bila ditambah peredam. Tapi memang masih tergantung mobilnya, karena ada juga yang speaker-nya bukan di pintu. Untuk satu pintu pemasangan butuh waktu empat jam,” ujar Wahyu belum lama ini.
Sebagai gambaran harga empat lembar peredam Rp 400.000, enam lembar Rp 500.000.
Berat
Walau begitu ada kekurangan bahan aspal yakni lebih berat dibanding jenis lain, satu lembar tebal 2mm bisa sampai 2 kg. Bila satu pintu ditambahkan 3 lembar maka bobot mobil bertambah 6 kg, bila dua pintu menjadi 12 kg.

Konsekuensi ini harus diterima untuk mendapatkan kualitas audio berkelas. Efek lain menggunakan peredam, selain suara dari kabin tidak keluar maka suara di luar juga susah masuk ke kabin.
Garansi
Wahyu mengatakan konsumen perlu tahu pemasangan peredam seharusnya tidak merusak garansi mobil sebab tidak ada modifikasi pada sistem kelistrikan atau apapun.
“Tapi ada kasus begini, bengkel itu pasangnya pakai martil karet yang biasanya untuk lantai. Panel pintu dipukul bengkok,” terang Wahyu.

Sumber: otomotif.kompas.com

Mobil Balap Terbaru Toyota di WEC 2014, Toyota TS040 Hybrid

15 07 2014
Produsen mobil asal Jepang, Toyota akhirnya meluncurkan mobil balap terbarunya, yaitu TS040 Hybrid yang akan disiapkan bertarung di ajang FIA World Championship 2014 di Le Mans.
Toyota TS040 Hybrid ini hadir dengan desain yang sudah mengaplikasikan hybrid system all wheel drive yang mampu menghasilkan tenaga hingga 513 hp dengan dukungan mesin bensin V8 berkapasitas 3.7-liter yang menjadikan mobil balap terbaru Toyota ini memiliki tenaga total hingga 986 hp.
Mobil balap Toyota ini juga sudah disesuaikan dengan regulasi teknis WEC 2014 terbaru, yakni setiap mobil harus mampu mengurangi penggunaan bahan bakar hingga 25 persen. Selain itu, Toyota juga menjelaskan bahwa ada peningkatan tanga secara signifikan berkat hadirnya motor hybrid pada mobil balap terbarunya tersebut.
TS040 Hybrid terbaru ini nantinya juga memiliki misi untuk bertarung dengan dua tim pabrikan lainnya, yakni Audi dan Porsche dengan beberapa balapan sebelum menuju ke acara puncak, 24 Hours of Le Mans yang akan digelar pada 14 Juni 2014 mendatang.
“Sulit untuk mengetahui posisi kekuatan saat pertandingan nanti,” kata pengendara tim Toyota TS040, Anthony Davidson.

Sumber: iotomotif.com

 

Back To Top - Kembali Ke Atas