021 - 741 80 54
021 - 298 224 83

kredit71.com

Kredit Pinjaman Dana Talangan Agunan BPKB Motor Dan Mobil

Cukup SMS, Kami Telpon Balik

Mudah dan cepat, cicilan ringan terjangkau angsuran murah, BPKB aman, leasing resmi terpercaya

Sekilas Tentang Adira Finance Perusahaan Pembiayaan

18 06 2014
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance terbentuk pada tahun 1990 dan mulai beroperasi pada tahun 1991. Dari awal berdirinya Perusahaan telah berkomitmen untuk menjadi perusahaan yang terbaik dan terkemuka di bidang pembiayaan yang melayani pembiayaan beragam merek, baik untuk sepeda motor maupun mobil, baru maupun bekas. Melihat pada adanya potensi untuk mengembangkan usaha lebih lanjut, Adira Finance meluncurkan penawaran umum perdana atas sahamnya pada tahun 2003, yang mana Bank Danamon menjadi pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan saham sebesar 75%, dilanjutkan dengan melakukan akuisisi selanjutnya sebesar 20% saham, menjadikan Bank Danamon memiliki kepemilikan saham sebesar 95% pada tahun 2009. Dengan demikian, Adira Finance menjadi bagian dari Temasek Holdings, perusahaan investasi plat merah asal Singapura.

Memasuki tahun 2013, perekonomian Indonesia mulai mengalami serangkaian tekanan. Pada kondisi ekonomi dunia di mana harga komoditas masih melanjutkan tren penurunan yang memberikan indikasi telah berakhirnya supercycle, ditambah lagi rencana pengurangan stimulus (Quantitative Easing) oleh Federal Reserve, Amerika Serikat, yang menimbulkan kepanikan pada perekonomian secara global dan berujung pada aliran dana asing keluar dari Indonesia.
Tekanan pada ekonomi global kemudian berdampak pada neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun 2013 yang mencatatkan defisit sebesar USD 7,3 miliar. Kondisi inipun turut membuat nilai tukar rupiah terdepresi hingga ditutup pada Rp12.160 per dollar AS. Inflasi melonjak hingga hingga menyentuh tingkat 8,38% pada tahun 2013, dan sebagai langkah pengendalian inflasi, Bank Indonesia mengerek suku bunga acuan secara bertahap hingga ditutup pada tingkat 7,5% pada akhir tahun 2013. Dengan demikian, pada tahun 2013, Indonesia mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,8%.
Walaupun kesemua kondisi di atas tidak terlihat kondusif, namun sesungguhnya perekonomian Indonesia masih kuat secara fundamental. Hal ini dapat dilihat dari industri otomotif Indonesia yang masih mencatatkan pertumbuhan pada tahun 2013, yakni tumbuh 9% untuk penjualan sepeda motor nasional menjadi 7,8 juta unit dan 10% untuk penjualan mobil nasional menjadi 1,3 juta unit.
Saat ini, Adira Finance telah berhasil menjadi salah satu perusahaan pembiayaan otomotif terbesar di Indonesia berdasarkan pencapaian laba, pembiayaan baru dan piutang yang dikelola. Dengan didukung oleh lebih dari 28 ribu karyawan dan 667 jaringan usaha yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, Adira Finance melayani lebih dari 3,7 juta konsumen dengan jumlah piutang yang dikelola sebesar Rp48,3 triliun dan menguasai pangsa pasar 12,6% untuk sepeda motor baru dan 5,4% untuk mobil baru.
Dengan pencapaian tersebut, Adira Finance menjadi kontributor yang signifikan terhadap total portofolio Danamon. Di tahun 2013, Adira Finance telah menyumbang 34% dari total portofolio dan 65% kepada segmen kredit mass-market Bank Danamon.
Guna menghadapi meningkatnya tantangan dan risiko pada tahun 2014 ini, Perusahaan telah mendefinisikan strategi korporasinya dengan tagline “Together We Go To The Next Level Through: Customer Engagement”, di mana strategi tersebut telah dilakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan Perusahaan.

Sumber: adira.co.id

Truk Monster Modifikasi Ini Dibanderol Seharga Bugatti Veyron

Uang sebanyak US$1 juta, atau setara dengan Rp13,3 miliar, dapat Anda pakai untuk membeli sebuah mobil Bugatti Veyron bekas atau tiga unit Ferrari 488 GTB keluaran terbaru.

Tapi bila Anda ingin sebuah kendaraan yang mampu mengangkut banyak penumpang, berpenampilan sangar dan bisa dipakai untuk bepergian ke tempat-tempat yang jauh dari jalan raya, maka tidak ada pilihan yang lebih baik selain truk yang satu ini.

Dilansir dari Worldcarfans, Senin 8 Juni 2015, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa modifikasi kendaraan, Big Toyz Racing (BTR) Motors, baru saja menyelesaikan proyek terbaru mereka yang diberi nama 'Sin City Hustler'.

Awalnya, truk hasil modifikasi ini adalah sebuah mobil Sport Utility Vehicle (SUV) Ford Excursion. Tapi oleh perusahaan yang berbasis di Arizona, Amerika Serikat, tersebut, mobil itu dirombak menjadi sebuah truk yang menggunakan ban traktor super besar, atau biasa dikenal dengan nama monster truck.

Bagian tengah bodi mobil dipotong dan disambung dengan pelat besi, sehingga panjang keseluruhan mencapai 9,7 meter. Agar bisa melalui medan berat, sasis mobil diganti dengan rancangan BTR. Berkat sasis rancangan baru, bobot mobil menjadi 6,8 ton.

Ruang kabin yang luas mirip limusin dimanfaatkan untuk menaruh kursi sebanyak 12 buah. Artinya, sang pemilik bisa mengajak teman-teman atau keluarganya untuk berpetualang mengarungi sungai kecil atau naik ke puncak bukit tanpa halangan.

Dengan bertambahnya bobot mobil, tentu diperlukan mesin yang mampu mengeluarkan tenaga besar. BTR menetapkan pilihan pada mesin delapan silinder berkapasitas 8.500cc, yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 700 daya kuda.

Sumber: otomotif.news.viva.co.id

Mengapa 48 negara asing mau beli mobil Indonesia?

05 07 2014 Banyak mobil Toyota dan Daihatsu buatan Indonesia adalah produk yang diekspor ke manca negara. Total terdapat 48 negara yang menerima produk ini, termasuk Jepang."Ekspor ke 48 negara, termasuk secara rutin kami mengekspor ke Jepang," ujar Amelia Tjandra, Direktur Astra Daihatsu Motor.

Amelia juga mengungkapkan soal alasan kenapa negara-negara asing ini mau membeli mobil yang diproduksi di Indonesia.

"Kenapa sih memilih produksi Indonesia? Pertama karena produk kita itu selain modelnya diterima, kualitasnya juga sesuai dengan kualitas global yang diminta oleh masing-masing negara," ujarnya.
Satu di antara mobil tersebut adalah Toyota Avanza, yang kini mulai diekspor ke negara-negara Timur Tengah. Menurut catatan terakhir, mobil yang diekspor oleh PT Astra Daihatsu Motor dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia ke Timur Tengah adalah Innova, Fortuner, dan Gran Max.
Kali ini, giliran Avanza yang memasuki total tujuh negara di Timur Tengah, yakni Arab Saudi, Oman, Kuwait, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Yaman.

Toyota Avanza sendiri sebelumnya sudah diekspor ke Timur Tengah, yakni ke negara Jordania, Lebanon, dan Suriah. Dengan tujuh negara sebagai target baru, maka Avanza sudah merambah 44 negara, mencakup Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.

Sumber: otosia.com

 

Back To Top - Kembali Ke Atas